Pasti kalian bertanya kenapa mencegah, padahal para pengguna komputer pasti lebih membutuhkan cara penanganan atau pemberantasan virus tetapi ingantkah kalian dengan pepatah "LEBIH BAIK MENCEGAH DARI PADA MENGOBATI". Bila kita tela'ah atau kita fikir kembali tentang arti dari pepatah tersebut, mencegah tidak kalah pentingnya dengan mengobati(penanganan) dampak dari virus tersebut.
Bayangkan saja, jika kita terus-terusan terkena penyakit dan mengobatinya, sementara itu kita tidak mengetahui bahwa yang kita lakukan slama ini adalah salah. Mungkin makanan yang kita makan kurang bersih atau tidak sehat dan penyebab-penyebab lain yang membuat tubuh kita mudah terkena penyakit. Waktu, tenaga, hingga harta kita terkuras hanya karena mengobati penyakit yang sama. Bandingkan dengan jika kita selektif terhadap makanan, lingkungan, atau barang-barang yang kita pakai. Meskipun kita sakit karna virus/bakteri tidak akan separah yang tidak melakuakan pencegahan. Ini juga berlaku untuk komputer yang kita gunakan. Jika kita tidak rutin melakukan pemeriksaan, maka setiap minggu/bulan kita harus merelakan waktu, tenaga, dan uang kita untuk menunggu dan mengembalikan komputer kita bersih.
Baik mari kita langsung membahas pada pokok permasalahan, virus dapat menyebar lewat beberapa media antara lain yang memiliki andil besar yaitu flashdisk, harddisk external, jaringan lokal, internet, dan media portable/penyimpanan lain.
Ciri-ciri virus
secara umum
Kebanyakan virus
yang beredar di Indonesia adalah virus lokal yaitu virus buatan orang Indonesia
sendiri, secara umum memiliki ciri khusus yang sebagian besar sama,
ciri-cirinya antara lain:
- Menyembunyikan file asli, dan menggantinya dengan file virus.
- Membuat file baru dengan nama yang menarik, agar pengguna komputer tertarik untuk mengkliknya.
- Berjalan secara autorun.
- Menyamarkan ikon file virus menjadi ikon word, gambar, ataupun folder.
Setelah kita
mempelajari ciri-ciri virus, mari kita melangkah kepada pencegahan awal yaitu
dengan menghentikan program AUTORUN. Caranya mudah pada saat kita menancapkan
flashdisk atau memasukkan CD atau alat-alat/penyimpanan portable lain, sebelum
menancap atau masuk terlebih dahulu kita tekan dan tahan tombol SHIFT sampai
flashdisk atau CD masuk. Jadi bila kita menekan dan tahan SHIFT terlebih dahulu
sebelum memasukkan flashdisk atau CD maka program yang bersifat
AUTORUN(berjalan otomatis) tidak akan dibaca/diaktifkan oleh WINDOWS.
Berikut ini tampilan AUTORUN yang aktif pada WINDOWS | Autorun pada Windows7 |
Jika anda Tekan
dan Tahan SHIFT sebelum-sampai flashdisk tertancap dan tidak keluar seperti
gambar diatas berarti anda telah berhasil menonaktifkan AUTORUN WINDOWS.
Atau kita dapat
melakukan pengaturan pada WINDOWS kita agar kita tidak usah menekan SHIFT untuk
menonaktifkan AUTORUN WINDOWS karna sudah kita atur sebelumnya dan kita simpan,
selama pengaturan yang kita lakukan tidak berubah maka AUTORUN WINDOWS tidak
aktif, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
- Klik Start>>>>>pilih dan klik Control Panel
- Setelah itu klik Administrative Tools
- Setelah masuk pada
Administrative Tools>>>>>klik
menu Component Services
- Setelah itu pada Startup type, rubah menjadi disabled kemudian tekan Apply lalu OK, pengaturan selesai.
Nah sekarang melangkah pada pencegahan berikutnya yaitu melalui FOLDER OPTIONS pada komputer anda.
Disini saya akan menerangkan secara singkat apa yang dimaksud dengan FOLDER OPTIONS tersebut.
FOLDER OPTIONS merupakan sebuah fasilitas yang disediakan oleh Microsoft Windows untuk menangani pengaturan-pengaturan terhadap folder dan file. Jika berhubungan dengan folder dan file, tentunya efek dari FOLDER OPTIONS ini akan sangat terasa jika kita bermain-main pada Windows Explorer. Disana kita hanya akan mengatur empat hal yaitu: MENAMPILKAN FILE YANG TERSEMBUNYI, MENAMPILKAN SEMUA FILE YANG TERLINDUNGI SYSTEM FILE, MENAMPILKAN EKSTENSI FILE.
~Sekarang mari kita lakukan langkah yang pertama, yaitu MENAMPILKAN FILE YANG TERSEMBUNYI.
Langkah-langkah yang akan kita lakukan adalah sebagai berikut:
1.Buka Windows Explorer>>>>>Kemudian klik Organize>>>>>Pilih dan klik Folder and Search Options
2.Pada kotak Folder Options pilih menu View
3.Pada Hidden Files and Folders, pilih Show hidden files, folders, and drives>>>>>lalu klik Apply lalu OK
Dan jika ingin mengembalikan untuk menyembunyikan file-file, Pada Hidden Files and Folders, pilih don't show hidden files, folders, or drives>>>>>lalu klik Apply lalu OK
~Selanjutnya kita melangkah pada step berikutnya, MENAMPILKAN SEMUA FILE YANG TERLINDUNGI SYSTEM FILE.
Langkah-langkah yang kita lakukan sama dengan langkah kita pada Menampilkan semua file yang tersembunyi.
Mulai dari Buka Windows Explorer>>>>>Kemudian klik Organize, sampai pada menu View.
Lalu setelah membuka menu View>>>>>lihat pada Hide protected operating system file(Recomended)>>>>>hilangkan centang yang ada didepannya
>>>>>Pilih Yes>>>>>kemudian Apply lalu OK.
Dan untuk mengembalikannya klik lagi Hide protected operating system file(Recomended) untuk memberikan centang didepannya.
Langkah ini biasa dikenal menampilkan Super Hidden. Super Hidden sekilas mirip dengan Hidden biasa. Tampilan file yang disembunyikan pun akan tampak transparan, layaknya hidden biasa, hanya saja jika ada file yang disembunyikan dalam mode ini, dia tetap tidak akn tampil jika folder options hanya diset untuk menampilkan file dan folder dalam kondisi hidden biasa, bukan super hidden. Sebagai contoh, setelah kita mengaktifkan pengaturan untuk menampilkan semua file dan folder yang super hidden, kita bisa melihat di drive C(Drive utama Windows kita masing-masing).
Pada drive tersebut, akan tampak beberapa file yang tampak transparan, seperti file AUTOEXEC.BAT, boot.ini, CONFIG.SYS, ntldr, dan lain sebagainya. Begitu juga untuk folder. Di drive tersebut tiba-tiba juga akan tampil beberapa folder transparan, seperti folder setting, System Value Information, dan MSOChace.
Hati-hati, file dan folder itu adalah milik Windows, yang sering disebut FILE SYSTEM. File dan folder itu tidak akan terlihat jika kita hanya mengatur folder options untuk menampilkan file dan folder hidden biasa, bukan super hidden.
~Selanjutnya yang kita lakukan adalah Langkah ketiga yaitu MENAMPILKAN EKSTENSI FILE. EKSTENSI file sangat penting dalam pemeriksaan fie virus. Biasanya kita dengan mudah menebak type file hanya dengan melihat ikon yang ada pada file tersebut. Misal, ada sebuah file dengan ikon yang ada huruf W-nya, maka kita dengan mudah menyimpukan bahwa file tersebut adalah file Microsoft word tanpa melihat ekstensinya dulu. Padahal dari sinilah virus menyamarkan dirinya dengan memanipilasi ikon yang ada pada dirinya, contoh Virus memiliki ekstensi .VBS namun memiliki ikon Microsoft Word orang yang tidak melihat ekstensinya terlebih dahulu pasti akan mengira file tersebut adalah fie Microsoft Word, jika dia tertarik atau ingin tahu isinya pasti dia akan mengklik file tersebut dan tanpa sadar dia telah menjalankan file virus terbut. Maka dari itu sangatlah penting mengetahui ekstensi sebuah file agar kita tidak tertipu dan terjerumus mengklik atau mengaktifkan atau menjalankan file virus tersebut.
Berikut adalah langkah-langkah untuk MENAMPILKAN EKSTENSI FILE:
Langkah-langkah yang kita lakukan sama dengan langkah kita pada Menampilkan semua file yang tersembunyi.
Mulai dari Buka Windows Explorer>>>>>Kemudian klik Organize, sampai pada menu View.Lalu setelah membuka menu View>>>>>lihat pada Hide Extentions for Known File Type>>>>>hilangkan centang yang ada didepannya>>>>>kemudian Apply lalu OK.
HASIL YANG KITA PEROLEH
Untuk Step awal saya rasa langkah-langkah diatas cukup membantu kita untuk menyeleksi file-file yang ada pada komputer kita.












1 komentar:
Ini adalah sebuah artikel yang mungkin bermanfaat untuk para pengguna komputer
Posting Komentar